Monday, May 25, 2015

Kue Bagiak, Teman Ngopi dari Banyuwangi

Meneguk secangkir kopi sambil ditemani beberapa kudapan menjadi kenikmatan tersendiri dalam menikmati hari. Mungkin, kudapan khas dari Banyuwangi ini bisa menjadi pilihan cemilan untuk menikmati secangkir kopi Anda.

Buah tangan memang selalu menjadi buruan bagi wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata. Ada berbagai macam bentuk buah tangan, entah itu souvenir maupun barang kerajinan, maupun dalam bentuk makanan. Salah satu oleh-oleh khas dari Kota Banyuwangi yang terkenal adalah kue bagiak. Kue kering berbentuk lonjong seukuran jari tangan orang dewasa ini selalu menjadi incaran pendatang yang sedang singgah di Bumi Blambangan.


Kue bagiak merupakan kue kering berbahan dasar tepung garut, tapioka, gula, susu, dan garam. Adonan tersebut kemudian diberi campuran parutan kelapa yang sudah dikeringkan dan bumbu-bumbu lain sehingga membuat kue bagiak ini memiliki cita rasa manis dan gurih. Tekstur kue bagiak sekilas terlihat keras, namun terasa lembut ketika dikunyah.


Seiring dengan perkembangan jaman dan permintaan pasar, kue bagiak pun memiliki beberapa pilihan rasa, seperti rasa kacang, susu, cokelat, stroberi. Di antara pilihan rasa yang ditawarkan, saya memilih rasa keningar (kayu manis) sebagai pilihan. Aroma kayu manis yang lembut membuat kue bagiak jenis ini menjadi kue terlaris yang sering dibeli oleh pengunjung.


Menikmati secangkir kopi atau teh memang cocok jika ditemani dengan kudapan ringan. Nah, kue bagiak ini bisa Anda jadikan pilihan kudapan untuk menikmati secangkir kopi yang Anda sajikan. Jika sedang berkunjung ke Banyuwangi, jangan lupa sempatkan diri untuk mampir ke pusat oleh-oleh yang tersebar di beberapa lokasi di Bumi Blambangan untuk membeli dan mencicipi kue bagiak ini.

keterangan :
Kue bagiak ini dapat Anda temukan di beberapa gerai oleh-oleh yang tersebar di daerah Banyuwangi. Kebetulan saya kemarin membeli kue bagiak ini di gerai oleh-oleh yang terletak di depan hotel saya menginap di daerah Genteng. Untuk kue bagiak kemasan 300 gram dihargai Rp 11.000,00 per-bungkusnya (data Mei 2015).

4 comments:

  1. Kue bagiak ini salah satu jajanan lokal favoritku nih :D enak rasanya~

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas, rasanya renyah, manis gurih, bikin nagih ~

      Delete
  2. Pernah coba makan kue ini sekali, renyah sih, enak! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, manis gurihnya bikin susah berhenti ngunyah :D

      Delete

Disclaimer

all photos and articles in this blog copyright by Andika Hermawan
if you want to use any photos and articles in this blog please contact me for further information
feel free to ask me :)

another social media account :
twitter @andikaawan
instagram @andikaawan
email : dikahermawandika@yahoo.com