Friday, April 27, 2012

Mie Ayam Bu Tumini - Kenikmatan Cita Rasa Mie Ayam "Ndeso"


Banyak sih mie ayam yang cukup terkenal yang ada di Jogja, namun mie ayam ini memang menjadi salah satu mie ayam yang cukup legendaris di kota pelajar ini, yak mie ayam Bu Tumini. Mie ayam Bu Tumini memang memiliki ciri khas dibandingkan dengan mie ayam yang lain, yaitu konsep mie ayam ala "ndeso" yang menjadikan mie ayam ini cukup istimewa dan cukup banyak penggemarnya. Berawal dari rasa penasaran saya akan cita rasa mie ayam yang satu ini jadilah saya meluncur ke arah selatan yaitu ke arah daerah Giwangan untuk mencicipi cita rasa mie ayam yang satu ini.

Mie ayam Bu Tumini berlokasi di Jalan Imogiri Timur no 187, tepatnya di sebelah utara sebelum terminal Giwangan. Kalau Anda berjalan dari arah utara (arah kota), warung ini terletak di sebelah kiri jalan. Tak perlu khawatir kesasar karena warung ini memiliki spanduk yang cukup besar bertuliskan "Mie Ayam Bu Tumini" dan hampir selalu ramai dengan motor yang berjajar parkir di depan warung.


Keunikan pada saat saya melihat daftar menu di warung ini adalah Anda dapat memesan mie ayam dengan porsi sesuai dengan kebutuhan perut Anda yang di warung-warung lain tidak tersedia. Maksud saya di sini adalah Anda dapat memilih mie ayam dengan porsi separo, tanpa ayam, porsi jumbo, ekstra ayam, ekstra sawi, dan juga Anda dapat memesan ekstra ceker. 



All right let's start the review for this menue !
Untuk icip-icip kali ini saya memesan mie ayam dengan ekstra ayam, dan fuala hampir seluruh permukaan mangkok tertutup dengan ayam dan kuahnya yang kental berwarna cokelat. Hmmm, kalau mie ayam lainnya biasanya kuahnya bening tapi mie ayam Bu Tumini ini memiliki kuah dengan tekstur yang kental memiliki perpaduan cita rasa manis, gurih, dan sedikit terasa bumbu rempah, agak mirip dengan kuah semur. Mie nya sendiri memiliki tekstur bulat dan tidak keriting dan kematangannya pas. Menurut saya rasa manis dari kuah ayam sangat mendominasi, jadi rasanya cukup nabrak jika diberi saus atau sambal seperti mie ayam pada umumnya. Seporsi mie ayam dengan ekstra ayam dibandrol dengan harga Rp 7.500,00 per-porsi, sepadan lah harga, porsi, dan rasa. Over all saya beri nilai (8/10) deh untuk mie ayam yang satu ini, recommended to taste it :)

Oke untuk minuman saya memesan es teh karena memang ini minuman sejuta umat yang cukup praktis dan cepat menghilangkan dahaga. Segelas es teh dibandrol dengan harga Rp 1.500,00 saja. Untuk pilihan minuman, Anda dapat memesan teh, jeruk, susu maupun kopi baik panas maupun dingin untuk menemani menyantap mie ayam. Oke total yang harus saya keluarkan untuk menikmati semangkuk mie ayam dengan ekstra ayam dan segelas es teh adalah Rp 9.000,00 saja, murah meriah bukan :D


Warung mie ayam Bu Tumini memiliki tempat yang cukup sederhana, namun cukup bersih. Untuk tempat duduk disediakan beberapa meja dengan bangku-bangku panjang khas warung-warung tradisional Jawa pada umumnya. Hmmm pagi Anda yang penasaran dengan cita rasa mie ayam Bu Tumini, monggo langsung meluncur ke daerah Giwangan dan cicipin kelezatan mie ayam "ndeso" yang satu ini :)

1 comment:

Disclaimer

all photos and articles in this blog copyright by Andika Hermawan
if you want to use any photos and articles in this blog please contact me for further information
feel free to ask me :)

another social media account :
twitter @andikaawan
instagram @andikahermawaan
email : dikahermawandika@yahoo.com