Saturday, May 5, 2012

Warung Ys Sido Semi mBok Mul - Warung Es Legendaris Kotagede dengan Konsep Warung Jadulnya


Kotagede merupakan salah satu wilayah di Yogyakarta yang memiliki keunikan tersendiri bagi saya. Selain terkenal dengan sentra kerajinan peraknya, Kotagede juga terkenal dengan gudangnya bangunan-bangunan tua dengan corak bangunan arsitektur Jawa yang kental. Kotagede juga terkenal dengan beberapa kuliner khususnya jajanan seperti Cokelat Monggo maupun kipo yang merupakan jajanan khas dari Kotagede yang memiliki cita rasa manis legitnya.



Jika ditanya ada tempat apa lagi yang menarik di Kotagede selain makam Raja-Raja Mataram, maka saya akan memberikan rekomendasi kepada Anda untuk mampir di salah satu warung es yang legendaris di Kotagede ini, yaitu warung ys Sido Semi yang dibaca warung es Sido Semi. Warung es ini memiliki keunikan yaitu nuansa jadul yang ditawarkan oleh tempat ini yang menjadikan ciri khas tersendiri. Mulai dari tempatnya yang memiliki dingklik, lincak, dan meja-meja panjang khas warung Jawa, ada pula stoples-stoples jadul yang berisi rempeyek kacang, hiasan-hiasan dinding seperti lukisan jadul dan juga beberapa tulisan dalam aksara Jawa yang terlihat kusam dan semakin menambah nuansa jadul di warung ini.


Satu hal lagi yang menjadi ciri khas dari warung es Sido Semi ini adalah daftar menu yang terpampang di salah satu sudut ruangan yang masih menggunakan ejaan lama dan harga menu yang masih menggunakan sen, seperti ys strup 2,50 sen, ys katjang idjo 3 sen, ys soklat 2,50 sen dsb. Hmmm....makin terasa kan nuansa jadul dari warung ini.


Oke setelah sekilas mereview tentang tempatnya, mari kita review tentang menu-menu yang disediakan di warung es Sido Semi ini. Untuk makanan, menu yang menjadi andalan warung ini adalah menu baksonya. Sekilas memang penampilan bakso di warung ini sangat sederhana, berbeda dengan tampilan bakso-bakso di warung lainnya. Satu mangkuk bakso ini terdiri dari lima buah bakso, mie kuning yang agak gepeng, potongan tahu, taburan daun seledri, taburan bawang goreng, dan ini satu hal yang baru saya temui ketika makan bakso adalah bakso di warung es Sido Semi ini diberi irisan tomat segar. Walaupun bagi saya kurang lazim jika bakso diberi potongan tomat segar, namun potongan tomat ini malah menambah kesegaran si bakso ini sih, sama sekali tidak merusak rasa. Kuah baksonya sendiri bening tidak terlalu kental, dan walau penampilannya sangat sederhana seperti bakso ndeso yang jadul, tapi soal rasa bakso ini berani diadu kok. Rasa bakso ini tidak sesederhana penampilannya dan kuah bakso ini serasa nagih sampai sruputan tetes terakhir. Satu porsi bakso ini dihargai Rp 6.000,00 saja, cukup murah bukan :)


Oke selanjutnya apa saja minuman khas yang menjadi menu pilihan yang ada di warung es Sido Semi ini? Ada beberapa pilihan menu es yang siap memuaskan dahaga Anda. Menu es yang saya pilih adalah es kacang ijo yang katanya sih menjadi menu otentik warung ini. Satu mangkuk es kacang ijo ini terdiri dari campuran kacang ijo, ketan putih, santan, diberi serutan es batu lalu disiram dengan gula jawa cair di atasnya. Rasanya manis bercampur gurih dan ada sedikit aroma jahe dicampuran es kacang ijo ini. Satu mangkuk es kacang ijo dihargai Rp 3.000,00 dan siap menuntaskan dahaga Anda.


Menu lain dari warung ini adalah es buah yang terdiri dari campuran nanas, serutan kelapa muda, cendol, kolang-kaling, tape, serutan es batu lalu disiram dengan sirup cocopandan berwarna merah. Rasa manisnya pas, dan isi dari buah-buahan tadi semakin menambah kesegaran dari es buah ini. Nah, satu mangkuk es bauh ini hanya dibandrol dengan harga Rp 3.000,00 saja.







Apalagi keunikan dari warung es yang satu ini? Selain dari tata ruang yang memberi nuansa jadul khas warung-warung ndeso, tempat ini juga memiliki keunikan lain seperti adanya deretan botol limun Sar Saparila yang mungkin sekarang jarang sekali kita temukan. Terakhir saya melihat botol-botol limun seperti ini sih pas jaman saya SD dulu di kampung halaman. Botol-botol minuman ini juga menjadi sekat antara warung dan dapur tempat si penjual meracik es dan bakso pesanan pelanggan. Kita dapat melihat proses meracik pesanan menu-menu ini secara langsung. Di bagian dapur sendiri ada satu hal yang unik yaitu alat untuk menyerut es batu yang sangat jadul, entah zaman kapan alat itu dibuat. Selain itu di tempat ini juga disediakan beberapa kipas yang terbuat dari bambu, biasanya sih buat kipas bakar sate, namun di sini kipas ini digunakan oleh pelanggan yang ingin kipas-kipas untuk menghilangkan gerah, cukup unik memang.


Ada satu hal lagi yang unik dari warung ini, yaitu tulisan yang terpampang di bagian pintu masuk warung yang bertuliskan "yen seloso' tutup" yang jika diartikan bahwa jika hari Selasa warung ini tutup, namun ada yang bilang bahwa kalau warung ini buka "sak selo ne" atau ketika waktu luang atau senggang saja. Cukup unik memang dan saya pernah membuktikan mengunjungi warung ini pada hari Selasa dan memang benar warung ini tutup :P


Warung ini berlokasi di Jalan Canteng, Kotagede. Untuk lokasinya sendiri warung ini cukup mudah kok kita temukan. Dari pasar Kotagede ambil saja jalan menuju ke arah Kompleks Makam Raja Mataram tapi tidak usah masuk ke kompleks, tinggal lurus saja sedikit ikuti jalan, warung ini berada di kanan jalan persis di sebelah pos kampling. Warung ini  dari luar memang sekilas terlihat seperti rumah-rumah biasa khas rumah-rumah di Kotagede. Namun, warung ini ada plangkat kecil berwarna kuning usang dan memiliki jendela-jendela yang terbuka lebar. Warung ini mulai buka pada pukul 10.00 sampai dengan pukul 18.00 WIB tapi tergantung kondisi juga sih, kalau dagangannya sudah habis sebelum pukul 18.00 ya warung ini tutup.

Jadi bagi yang sedang bokek tak usah khawatir untuk mampir ke warung ini. Cukup dengan Rp 9.000,00 saja Anda sudah bisa mencicipi nikmatnya bakso dan segarnya es buah di warung es Sido Semi ini. Bagi Anda yang ingin menikmati suasana warung es khas ndeso yang satu ini, monggo mampir ke warung es Sido Semi mBok Mul di Kotagede ini :)

4 comments:

  1. wah jadi tertarik datang mas, kapan-kapan mampir

    ReplyDelete
    Replies
    1. monggo mampir mas
      tapi jangan hari selasa
      warungnya tutup soalnya :D

      Delete
  2. menarik :)
    foto2nya juga bagus
    akhir 2012 lalu ketika aku ke kotagede sayangnya nggak ketemu... aku tanya orang sana, juga nggak tau ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih udah mampir ke blog aku
      aku denger-denger kemarin warungnya sempat tutup beberapa saat, tapi ga tau sih sekarang udah buka lagi apa belum, lama ga ke Kotagede soalnya

      Delete

Disclaimer

all photos and articles in this blog copyright by Andika Hermawan
if you want to use any photos and articles in this blog please contact me for further information
feel free to ask me :)

another social media account :
twitter @andikaawan
instagram @andikaawan
email : dikahermawandika@yahoo.com