Monday, December 31, 2012

Es Dawet Telasih - Es Dawet Legendaris ala Pasar Gede Solo

Pasar Gede, sebuah pasar tradisional di salah satu sudut kota Solo yang cukup terkenal. Selain menyediakan barang kebutuhan harian, pasar ini juga menyimpan berbagai pilihan kuliner yang fenomenal.



Udara yang panas menyengat menyelimuti Kota Solo siang itu. Dahaga pun menyergap tenggorokan menuntut untuk segera dituntaskan. Pasar Gede, merupakan salah satu pasar tradisional yang menjadi landmark Kota Solo memiliki beberapa kuliner legendaris yang patut Anda jadikan agenda wisata untuk memanjakan lidah. Salah satu kuliner khas dan cukup legendaris di Pasar Gede adalah dawet telasih, minuman tradisional yang cocok untuk menuntaskan dahaga di tengah teriknya
sinar matahari yang menyengat.


Es dawet telasih ala Pasar Gede ini memiliki racikan yang terdiri dari bahan-bahan seperti ketan hitam, bubur sumsum, dawet, telasih, diberi campuran santan lalu disiram dengan sirup yang berasal dari bahan gula cair ditambah dengan pecahan es batu. Untuk tambahan, Anda dapat meminta campuran tape ketan pada campuran es dawet telasih yang Anda pesan untuk menambah aroma sekaligus rasa. Campuran bahan-bahan tersebut kemudian diletakkan di dalam sebuah mangkuk porselin kecil. Bagaimana soal rasa? Perpaduan rasa manis dari gula cair serta gurih dari bubur sumsum dan santan sangat pas terasa di mulut.   Rasa manisnya tidak terlalu mendominasi seperti pada es dawet kebanyakan yang pernah saya rasakan. Tambahan es batu memberikan sensasi yang menyegarkan di mulut sekaligus menuntaskan dahaga.

Hal yang membedakan es dawet ala Pasar Gede dengan es dawet yang biasa dijual yang berasal dari daerah Banjarnegara adalah pada campuran telasih dan juga bahan gula yang digunakan. Es dawet telasih menggunakan campuran bahan biji telasih atau ada pula yang menyebutnya selasih, memiliki bentuk sekilas seperti telur katak. Perbedaan kedua adalah sirup gula yang digunakan. Jika dawet ayu yang berasal dari Banjarnegara menggunakan gula jawa sebagai bahan pemanisnya, berbeda dengan dawet telasih yang menggunakan campuran sirup gula cair sebagai pemberi rasa manis pada racikan.

Di Pasar Gede sendiri terdapat beberapa pedagang yang menjual es dawet telasih ini. Salah satu kios yang terkenal adalah es dawet telasih Bu Dermi. Es dawet Bu Dermi ini merupakan salah satu warung es dawet yang legendaris di Pasar Gede. Tempat ini sudah mulai berjualan es dawet telasih sejak tahun 1930-an dan hingga kini pengelolaannya sudah diwariskan kepada keturunannya. Satu mangkuk es dawet telasih dengan komposisi komplit di tempat ini dijual dengan harga Rp 5.000,00 per-mangkuknya. Jangan heran jika pada jam-jam tertentu tempat ini rampai dikunjungi oleh para pembeli dan Anda harus rela berdiri untuk dapat menikmati sajian es dawet telasih di sini.


Warung berikutnya adalah warung es dawet telasih milik Bu Haji Siswo. Dari sisi tempat, warung ini lebih mudah dicari karena letaknya tidak jauh dari pintu masuk pasar, tinggal lurus saja, nanti Anda akan menemukan warungnya berada di deretan lapak pedagang bagian kanan. Dari segi harga, es dawet telasih di tempat ini dibandrol dengan harga yang lebih murah, yaitu Rp 3.000,00 per-mangkuknya untuk sajian es dawet telasih komplit dengan tape ketan. Dari segi rasa menurut saya kedua warung ini menyajikan es dawet telasih dengan rasa yang hampir sama, sama-sama enak ketika meluncur ke dalam mulut. Jika saya disuruh memilih warung mana yang lebih enak, saya lebih memilih warung milik Bu Haji Siswo ini. Mengapa? Karena menurut saya dari segi pelayanan si ibu penjual di sini lebih ramah dibandingkan dengan tempat yang satunya. Menurut saya, kriteria sebuah tempat makan yang enak itu selain dari sajian menu masakan, juga poin yang tak kalah penting adalah keramaham si penjual sehingga membuat si pembeli merasa nyaman dan betah ketika menyambangi tempatnya. Menurut saya penjual es dawet telasih milik Bu Haji Siswo ini orangnya murah senyum dan ramah kepada semua pengunjung. Bahkan si ibu tidak pelit membagi ilmu tentang racikan es dawet telasih kepada saya dan juga selalu menjawab setiap pertanyaan saya dengan senyumnya yang khas. Setiap orang memang punya penilaian masing-masing mengenai sebuah tempat makan bukan?


Yap, bagi Anda yang sedang menyambangi Kota Solo tak ada salahnya mampir ke Pasar Gede untuk berburu es dawet telasih ini. Jangan khawatir dengan image pasar tradisional yang memiliki kesan kotor dan kumuh, Pasar Gede sudah direvitalisasi dan cukup bersih kok  untuk dijelajahi. Selain mencicipi es dawet telasih, tentu Anda juga dapat berburu kuliner yang beraneka ragam dan tentu saja dengan harga yang murah meriah !

2 comments:

  1. Replies
    1. sama-sama mas rumput ilalang
      selamat tahun baru 2013 semoga semakin banyak berkah di tahun ini

      Delete

Disclaimer

all photos and articles in this blog copyright by Andika Hermawan
if you want to use any photos and articles in this blog please contact me for further information
feel free to ask me :)

another social media account :
twitter @andikaawan
instagram @andikahermawaan
email : dikahermawandika@yahoo.com