Saturday, January 7, 2012

Candi Prambanan - Eksotika Candi Hindu di Tanah Mataram


Kembali saya akan sedikit mengublek-ublek candi lagi setelah beberapa teman menanyakan saya kenapa saya tidak menulis tentang candi ini, yak Candi Prambanan, candi yang sangat terkenal di Yogyakarta dan menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang berkunjung di kota ini. Saya sudah beberapa kali sih mengunjungi candi ini, dan baru sekarang menuliskannya di blog, hehe...

Secara administratif sebenarnya letak Candi Prambanan ini berada di wilayah perbatasan antara Jawa Tengah dan DIY, tepatnya antara Kabupaten Sleman dan Kabupaten Klaten. Untuk menuju lokasi candi sangatlah mudah karena letaknya yang persis di pinggir Jalan Raya Jogja-Solo, kira-kira sekitar 17 km ditempuh dari kota Jogja. Anda dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum seperti bus Trans Jogja jalur 1A maupun jalur 1B. 


Candi Prambanan dapat dikunjungi mulai dari pukul 06.00 pagi sampai dengan sore hari sekitar pukul 17.00 WIB. Harga tiket yang harus dibayarkan oleh pengunjung adalah sebesar Rp 20.000,00 pada hari biasa, Rp 23.000,00 pada akhir pekan dan hari libur, serta Rp 30.000,00 untuk tiket terusan Prambanan-Ratu Boko. Untuk tiket terusan ini, pihak pengelola candi sudah menyiapkan kendaraan yang akan mengantar pengunjung dari Candi Prambanan menuju ke Ratu Boko.


Candi Prambanan merupakan candi yang bercorakkan agama Hindu. Candi ini memiliki tiga buah bangunan candi utama yang merupakan gambaran dari ajaran Trimurti dalam agama Hindu. Candi induk tersebut didedikasikan untuk Dewa Brahma, Dewa Wisnu, dan Dewa Siwa. Di depan ketiga candi utama tersebut terdapat candi dengan ukuran yang lebih kecil, yang didedikasikan sebagai kendaraan ketiga dewa tersebut. Nandi yang berbentuk sapi merupakan kendaraan Dewa Siwa, Hamsa yang berbentuk angsa suci merupakan kendaraan Dewa Brahma, dan burung garuda yang merupakan kendaraan Dewa Wisnu.


Candi Prambanan memang tidak bisa dilepaskan dengan legenda Roro Jongrang dan cerita seribu candinya. Candi Prambanan pula tidak bisa dilepaskan dengan cerita Ramayana. Konon relief-relief yang ada di Prambanan ini menceritakan cerita Ramayana, mulai dari candi Siwa hingga candi Brahma. Untuk membaca cerita yang terpahat di relief-relief tersebut kita harus berkeliling searah dengan jarum jam. Bila Anda ingin melihat cerita Ramayana dalam bentuk sendratari, monggo mampir untuk melihat pertunjukan Sendratari Ramayana yang ada di panggung terbuka Prambanan, maupun di Purawisata.

No comments:

Post a Comment

Disclaimer

all photos and articles in this blog copyright by Andika Hermawan
if you want to use any photos and articles in this blog please contact me for further information
feel free to ask me :)

another social media account :
twitter @andikaawan
instagram @andikaawan
email : dikahermawandika@yahoo.com