Wednesday, June 27, 2012

Trip To Bromo Day 3 : Menikmati Keindahan Sunrise di Penanjakan


Menikmati matahari terbit atau sunrise memang menjadi salah satu "menu" wajib saat menjelajahi kawasan Bromo. Tidak dapat dipungkiri lagi banyak pengunjung yang rela bangun pagi-pagi buta bahkan ada yang tidak tidur untuk dapat menikmati keindahan sunrise di Bromo ini. memang sih satu hal yang cukup kontras di mana di kawasan perkotaan sekitar dini hari adalah jam-jam yang nyenyak untuk beristirahat, sedangkan di kawasan ini waktu dini hari adalah saat di mana dimulainya sebuah aktivitas untuk memulai hari. Di Bromo sendiri terdapat dua buah spot penanjakan yang menjadi lokasi pengunjung untuk menanti matahari terbit dari ufuk timur. Tapi, spot Penanjakan 1 ini memang menjadi lokasi favorit pengunjung dibandingkan dengan Penanjakan 2 karena pemandangannya yang jauh lebih bagus karena lokasi Penanjakan 1 yang juga jauh lebih tinggi daripada Penanjakan 2 sehingga kita dapat lebih bebas menikmati pemandangan. 


Malam hari saya memang sengaja untuk beristirahat lebih awal untuk menjaga stamina pada keesokan hari. Pagi-pagi buta sekitar pukul 03.15 saya sudah bersiap-siap untuk memulai petualangan. Jujur, semalaman saya kurang bisa tidur dengan nyenyak karena rombongan penghuni kamar sebelah yang cukup berisik serta adanya insiden mati lampu tengah malam di penginapan. Jadi terpaksa tidur-tidur ayam, sebentar tidur, sebentar lagi terbangun. Pagi itu setelah saya mendengar keriuhan di luar, saya segera bergegas bersiap-siap meninggalkan homestay untuk menuju spot Penanjakan 1. Untunglah ojek pesanan saya pagi itu sudah siap sedia mengantarkan saya berpetualang. Jangan ditanya dinginnya udara pagi itu, gigi saya pun dengan sukses bergemeletuk karena menahan hawa dingin pegunungan. Perjalanan menuju Penanjakan 1 melalui jalur Cemoro Lawang memang memberikan sensasi petualangan tersendiri. Selain jalur yang berupa lautan pasir yang memiliki kontor yang labil, belum lagi ditambah dengan kondisi yang gelap karena kurangnya penerangan, plus serbuan badai pasir yang berasal dari mobil Jeep yang lewat. Pokoknya diperlukan keahlian khusus untuk melewati medan yang satu ini. Sepanjang melewati jalur ini saya melihat beberapa pengendara sepeda motor yang terlihat kesusahan melewati jalur lautan pasir ini, ada yang kesasar karena tidak tahu jalur, ada pula yang ban motornya ambles di lautan pasir, terpaksa deh yang bonceng akhirnya harus turun dan mendorong si motor. Si mas tukang ojek pun hanya bercerita memang diperlukan pengalaman dan keahlian khusus untuk lewat di medan berpasir ini.

Setelah melewati ujian di lautan pasir, medan berikutnya yang harus dilalui adalah tanjakan-tanjakan yang cukup tajam dan jahanam. Sewaktu berangkat sih saya santai-santai saja, karena kondisi yang gelap jadi saya pikir jalanan cukup halus dan baik, tapi sewaktu saya pulang, saya baru menyadari bahwa ternyata jalan yang kami lalui tadi beberapa jalur tampak dalam kondisi yang parah, hanya bebatuan yang tidak rata dan terdapat tikungan-tikungan yang tajam. Tapi salut ya untuk si mas tukang ojek, dengan santainya bisa melalui jalur-jalur jahanam tersebut.

Jarak penginapan menuju Penanjakan 1 ini memakan waktu sekitar 35 menit perjalanan. Mendekati spot Penanjakan 1 sudah terlihat beberapa Jeep yang sudah tiba terlebih dahulu parkir di tepi jalan. Di sekitar spot ini terdapat beberapa warung yang sudah buka yang menjajakan mie, kopi, teh, maupun jagung bakar untuk mengganjal perut sekaligus menghangatkan badan. Enaknya naik motor adalah tempat parkirnya dekat dengan pintu masuk lokasi Penanjakan 1, jadi tak perlu jalan terlalu jauh untuk tiba di lokasi. Pagi itu saya beruntung karena datang lebih awal, belum terlalu banyak pengunjung yang berdatangan. Oh iya di spot Penanjakan 1 ini udaranya juga tidak kalah jahanam, dinginnya lumayan keterlaluan, ditambah dengan angin yang cukup kencang yang siap membuat Anda masuk angin jika tidak kuat. Tak heran banyak penduduk sekitar yang menjajakan jasa persewaan jaket tebal yang dibandrol dengan harga Rp 10.000,00 saja per-buah.


Tanpa berpikir panjang lagi setelah sampai di parkiran saya langsung menuju spot Penanjakan 1 untuk mencari lokasi yang saya anggap strategis. Untungnya pengunjung yang berdatangan belum terlalu banyak jadi saya lumayan leluasa untuk memilih lokasi yang saya anggap nyaman. Seandainya saya telat datang sudah dapat dipastikan saya tidak akan mendapatkan spot yang enak dan harus berdesak-desakan dengan pengunjung lainnya. Saya pun harus bertahan di spot yang saya incar, menahan hawa dingin dan angin gunung yang cukup kencang menerpa badan. Ya, saya harus menunggu beberapa saat sebelum akhirnya semburat cahaya orange pun mulai menampakkan dirinya di ufuk timur. Yeah its perfect sunrise at Bromo ! Pemandangan matahari terbit yang cantik tanpa terhalang mendung sama sekali ! Tak hayal lagi pengunjung pun langsung berebut mengeluarkan kamera mereka untuk mengabadikan pemandangan cantik tersebut.


Habis gelap terbitlah terang, setelah matahari bersinar terang, kejutan selanjutnya yang nampak di depan mata adalah pemandangan alam yang luar biasa, sebuah lukisan alam yang terdiri dari Gunung Bromo, Gunung Batok, Gunung Semeru, dan lautan pasir yang beradu kecantikan, menyuguhkan pesonanya. Sungguh, sebuah lukisan alam yang sangat sempurna dari Sang Pencipta. Banyak pengunjung yang nekat melewati pagar pembatas untuk dapat berfoto dengan latar pemandangan tiga buah gunung tersebut. Yah, tangan saya pun dari tadi tidak dapat berhenti memainkan kamera, mengabadikan pemandangan alam ini. Oh iya sebagai informasi saja, lebih baik Anda menyediakan baterai cadangan untuk kamera Anda, karena udara dingin lumayan membuat daya tahan baterai cepat habis. Rasanya memang betah untuk berlama-lama di lokasi Penanjakan 1 ini, rasanya enggan untuk meninggalkan lokasi yang menyuguhkan pemandangan super cantik ini ! Tidak menyesal rasanya saya nekat sendirian ke Bromo kali ini, walaupun banyak teman saya yang berkomentar saya sudah gila jalan sendirian ke Bromo *salah sendiri ya diajak tapi tidak mau, menyesal kan lihat hasil jepretannya :P



Puas menikmati pemandangan di Penanjakan 1 saya pun bergegas kembali ke parkiran. Tapi, sebelum tiba di parkiran, saya menoleh ke arah barat dan melihat satu lagi pemandangan alam yang luar biasa indah. Saya menyebutnya bagai sebuah negeri di atas awan ! Pemandangan awan yang menutupi daerah perbukitan dan nampak pucuk-pucuk gunung di atasnya. Ya pemandangan seperti ini serasa kita sedang berada di sebuah negeri di atas awan, sungguh cantiknya luar biasa !  Susah bagi saya menggambarkan dengan kata-kata !


Ketika perjalanan menuruni bukit, si mas tukang ojek menawari saya untuk singgah di salah satu spot yang lumayan cantik. Di spot ini terdapat beberapa Jeep yang berhenti dan para travellers ini juga tak kalah heboh mengabadikan pemandangan Gunung Batok dan Gunung Bromo. Pemandangan di sini pun tak kalah indahnya. Hmmm... Bromo memang sungguh memberikan nuansa tersendiri bagi saya, memberikan kenangan yang tak akan pernah saya lupakan dalam hidup saya.

6 comments:

  1. sunrisenya keren! gradasi warnanya bagus. mas andika kesana pas bukan wiken ya? rame ndak? rencana mau ke sana long wiken november nanti, tapi takut rame beut..

    ReplyDelete
  2. kemarin ke sana bukan pas weekend mbak
    lokasi penanjakan sunrise memang hampir selalu ramai

    ReplyDelete
  3. Mang nges. Anda sangat berhasil membuatku kepincut pengin kesana.
    Oh nanjaknya disana ada tukang ojek juga toh tapi kayanya lebih seru jalan kaki yaaa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. mari ke Bromo, menikmati keindahan alam Indonesia :)
      kalau jalan kaki cukup dari parkiran menuju spot sunrise saja, jika dari penginapan jaraknya lumayan jauh :))

      Delete
  4. ahhh catatan ini bikin saya lebih mempercepat waktu saya mengunjungi bromo.... saya harus bisa semangaaattt :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. mari berpetualang ke Bromo
      dijamin gak bakalan nyesel jauh-jauh ke sini :))

      Delete

Disclaimer

all photos and articles in this blog copyright by Andika Hermawan
if you want to use any photos and articles in this blog please contact me for further information
feel free to ask me :)

another social media account :
twitter @andikaawan
instagram @andikahermawaan
email : dikahermawandika@yahoo.com