Friday, April 22, 2011

Trip To Solo Day 1 : Ngarsopuro (Without Night Market)



Satu lagi lokasi yang menarik di Kota Solo adalah daerah Ngarsopuro. Menurut saya sih tempat ini lebih mirip dengan taman yang berada di pinggir jalan. Tertata cukup apik dan menarik, rapi dan cukup nyaman hanya saja kalau siang hari terasa begitu panas karena pepohonan masih kurang. Ngarsopuro dahulunya adalah sebagai tempat menjual barang-barang bekas dan barang-barang antik yang bernama Pasar Triwindu. Lalu pemerintah kota setempat mengadakan perbaikan dan penataan kembali tempat tersebut dan jadilah sekarang menjadi Ngarsopuro.



Penataan Ngarsopuro cukup artistik, terdapat ornamen-ornamen seperti kandang burung yang tertata dengan rapi yang merupakan hiasan untuk lampu-lampu pada malam hari, kursi-kursi untuk tempat duduk dan tempat bercengkrama, trotoar yang nyaman untuk pejalan kaki, patung-patung orang yang membawa alat musik tradisional dan topeng-topeng super besar. Sayang sekali pada patung-patung orang membawa alat musik tradisional ini ada tangan-tangan tak bertanggung jawab melakukan vandalisme.


Ngarsopuro ini biasanya ramai pada malam minggu karena jalanan ini akan ditutup dan digantikan dengan night market yang biasa diselenggarakan pada akhir pekan. Hanya sayang saya datang ke sini pada sore hari sehingga cukup sepi dan tidak terdapat kegiatan apa pun. Di area Ngarsopuro, tepatnya di sebelah tengah terdapat seperti bangunan rumah joglo, saya pun penasaran dan mengunjungi tempat tersebut dan ternyata tempat ini adalah Pasar Triwindu yang menjual barang-barang antik yang dulu sempat direlokasi ketika tempat ini dibangun dan sekarang kembali lagi di sini dengan menempati kios-kios baru.

2 comments:

Disclaimer

all photos and articles in this blog copyright by Andika Hermawan
if you want to use any photos and articles in this blog please contact me for further information
feel free to ask me :)

another social media account :
twitter @andikaawan
instagram @andikahermawaan
email : dikahermawandika@yahoo.com